Selasa, 17 Mei 2016

ALERGI PANAS MATAHARI



Hari itu, cuaca sangat panas. Namun tugas kelompok kunjungan perpustakaan harus tetap terlaksana. Ceritanya satu kelompok udah janjian kumpul di depan poliklinik UIN Suka jam 11 siang. Semanagtku menggebu-gebu untuk datang ke depan poliklinik lebih awal, bukan semangat sih tapi lebih tepatnya saking pengennya tugas kunjungan cepat selesai. Aku sampai ke depan poliklinik jam 11 kurang 10 menit.
                Karena cuacanya sangat panas, sampai gak ada tempat buat neduh di depan poliklinik. Nunggu anggota kelompok dengan sabarnya. Saking sabarnya sampai 1 jam pun sudah terlewatkan. Sebel,, ngapain aja mereka ya. Gak tau yang nungguin udah kepanasan, sampai kulit perih-perih alergi karena kepanasan. Oh iya, perlu juga dicatat kalo penulis ini punya alergi terhadap panas matahari.
                1 jam telah berlalu, akhirnya mereka datang satu perstu dengan polosnya. Setelah anggota kelompok kumpul semua, akhirnya baru tuh OTW tempat tujuan. Perpustakaan PP Wahid Hasyim. Karena janjian sama pustakawannya jam 11 dan kita datang ke tempat jam 12, pustakawannya gak ada, lagi ada urusan di luar. Kan bĂȘte banget, udah nunggu lama sampai 1 jam kepanasan, pas sampai ke perpustakaan yang mau dikunjungi pustakawannya gak ada.
                Akhirnya alergi yang aku derita akibat kepanasan itu baru sembuh 2 hari kemudian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar